|
Pacaran di Masa SMP, Apakah Tradisi ?
Bicara tentang masa SMP tentu kita sudah tidak asing lagi dengan pacaran di masa SMP.Pacaran di masa SMP di tahun 2012 sudah berkembang seperti air mengalir dari gunung ke lautan. Banyak sekali kita jumpai anak-anak usia SMP yang sudah berani berpacaran didepan umum. Itu pun anak SMP yang masih kelas 1 atau biasa kita sebut kelas 7. Bagaimana dengan anak bangsa di masa depan kalau di generasi muda SMP nya sudah melakukan berpacaran ? Itu tergantung dengan orang tua anak tersebut dan guru di sekolahnya. Dan apabila dalam mereka pacaran di masa SMP sampai-sampai meninggalkan pelajarannya, maka itu resiko mereka. Sebaiknya orang tua dan guru disekolahnya memberikan motivasi yang baik untuk masalah ini.
Di era Globalisasi tahun 2012 ini terdapat banyak hal yang terjadi dalam sistem komunikasi berpacaran. Era zamannya pemerintahan Alm. Presiden Soeharto dulu, orang-orang memanfaatkan berpacaran hanya menggunakan surat kabar atau surat yang ditulis tangan. Pada masa lalu, surat itu adalah komunikasi yang paling modern untuk berkomunikasi antar jarak jauh. Namun sekarang sistem komunikasi di era Globalisasi sudah semakin canggih. Anak-anak SMP sudah banyak yang menggunakan komunikasi di era Globalisasi ini sebagai sarana komunikasi dengan teman dan salah satunya berpacaran. Komunikasi di era Globalisasi tersebut berupa Handphone, Jejaring Sosial dan Layanan Chatting. Itu semua sudah bisa kita dapatkan secara mudah, cepat dan murah daripada menulis surat lewat kantor pos yang memakan ewaktu yang berhari-hari.
Dampak dari pacaran di masa SMP sebagai berikut :
Belajar tidak bisa serius karena memikirkan kekasihnya.
Seharian hanya berinteraksi dengan HP, Jejaring sosial, dll.
Waktu belajar berkurang.
Jika saat terjadi konflik antar hubungan, pelajaran tidak bisa masuk ke otak karena memikirkan masalah tersebut.
Kadang tertawa sendiri dan kadang sedih sendiri.
Hidup tidak bebas seperti berteman.
Boros uang hanya untuk berpacaran.
Boros pulsa untuk berkomunikasi dengan kekasih.
Sia-sia dimasa muda yang harusnya dipakai untuk mencari ilmu.
Kita tidak mau jika anak-anak bangsa Indonesia yang saat ini menempuh pendidikannya di masa SMP kehilangan kesenangan dan kehilangan ilmu yang harusnya dia dapatkan. Maka dari itu kita jadikan artikel ini sebagai pendorong kuat kembalinya masa-masa kejayaan anak-anak bangsa seperti dulu. Saya sebagai anak SMP juga sadar betapa mulianya waktu SMP itu untuk digunakan sebagai sarana menambang ilmu sebanyak-banyaknya. Mumpung ilmu itu gratis dan bisa kita dapatkan di Internet, ayo kita gali ilmu itu semua.
86% hasil survei TIM SEPULUH Petak's Blog menyatakan positif pacaran di masa SMP itu adalah sebuah tradisi di tahun 2011 dan 2012. Bagaimana dengan Indonesia di tahun 2016 yang akan datang jika anak-anak bangsa Indonesia yang menempuh pendidikannya di SMP sudah mengenal pacaran dan sudah menjalankannya? Sangat membahayakan sekali. Diharapkan Depdiknas, Guru-guru di sekolah dan terutama orang tua memberikan motivasi dan menjauhkan tradisi pacaran di masa SMP untuk anak-anaknya. Apabila itu bisa menjadi kenyataan, saya yakin dan optimis maka anak-anak bangsa Indonesia akan menjadi lebih baik di bidang prestasi pelajarannya.
Apabila anda masih di usia masa SMP diharapkan sadar betapa pentingnya masa SMP itu. Janganlah anda gunakan untuk Pacaran di Masa SMP. Sekian Dari Rifki In Blogger. Salam Sejahtera!!
Bicara tentang masa SMP tentu kita sudah tidak asing lagi dengan pacaran di masa SMP.Pacaran di masa SMP di tahun 2012 sudah berkembang seperti air mengalir dari gunung ke lautan. Banyak sekali kita jumpai anak-anak usia SMP yang sudah berani berpacaran didepan umum. Itu pun anak SMP yang masih kelas 1 atau biasa kita sebut kelas 7. Bagaimana dengan anak bangsa di masa depan kalau di generasi muda SMP nya sudah melakukan berpacaran ? Itu tergantung dengan orang tua anak tersebut dan guru di sekolahnya. Dan apabila dalam mereka pacaran di masa SMP sampai-sampai meninggalkan pelajarannya, maka itu resiko mereka. Sebaiknya orang tua dan guru disekolahnya memberikan motivasi yang baik untuk masalah ini.
Di era Globalisasi tahun 2012 ini terdapat banyak hal yang terjadi dalam sistem komunikasi berpacaran. Era zamannya pemerintahan Alm. Presiden Soeharto dulu, orang-orang memanfaatkan berpacaran hanya menggunakan surat kabar atau surat yang ditulis tangan. Pada masa lalu, surat itu adalah komunikasi yang paling modern untuk berkomunikasi antar jarak jauh. Namun sekarang sistem komunikasi di era Globalisasi sudah semakin canggih. Anak-anak SMP sudah banyak yang menggunakan komunikasi di era Globalisasi ini sebagai sarana komunikasi dengan teman dan salah satunya berpacaran. Komunikasi di era Globalisasi tersebut berupa Handphone, Jejaring Sosial dan Layanan Chatting. Itu semua sudah bisa kita dapatkan secara mudah, cepat dan murah daripada menulis surat lewat kantor pos yang memakan ewaktu yang berhari-hari.
Dampak dari pacaran di masa SMP sebagai berikut :
Belajar tidak bisa serius karena memikirkan kekasihnya.
Seharian hanya berinteraksi dengan HP, Jejaring sosial, dll.
Waktu belajar berkurang.
Jika saat terjadi konflik antar hubungan, pelajaran tidak bisa masuk ke otak karena memikirkan masalah tersebut.
Kadang tertawa sendiri dan kadang sedih sendiri.
Hidup tidak bebas seperti berteman.
Boros uang hanya untuk berpacaran.
Boros pulsa untuk berkomunikasi dengan kekasih.
Sia-sia dimasa muda yang harusnya dipakai untuk mencari ilmu.
Kita tidak mau jika anak-anak bangsa Indonesia yang saat ini menempuh pendidikannya di masa SMP kehilangan kesenangan dan kehilangan ilmu yang harusnya dia dapatkan. Maka dari itu kita jadikan artikel ini sebagai pendorong kuat kembalinya masa-masa kejayaan anak-anak bangsa seperti dulu. Saya sebagai anak SMP juga sadar betapa mulianya waktu SMP itu untuk digunakan sebagai sarana menambang ilmu sebanyak-banyaknya. Mumpung ilmu itu gratis dan bisa kita dapatkan di Internet, ayo kita gali ilmu itu semua.
86% hasil survei TIM SEPULUH Petak's Blog menyatakan positif pacaran di masa SMP itu adalah sebuah tradisi di tahun 2011 dan 2012. Bagaimana dengan Indonesia di tahun 2016 yang akan datang jika anak-anak bangsa Indonesia yang menempuh pendidikannya di SMP sudah mengenal pacaran dan sudah menjalankannya? Sangat membahayakan sekali. Diharapkan Depdiknas, Guru-guru di sekolah dan terutama orang tua memberikan motivasi dan menjauhkan tradisi pacaran di masa SMP untuk anak-anaknya. Apabila itu bisa menjadi kenyataan, saya yakin dan optimis maka anak-anak bangsa Indonesia akan menjadi lebih baik di bidang prestasi pelajarannya.
Apabila anda masih di usia masa SMP diharapkan sadar betapa pentingnya masa SMP itu. Janganlah anda gunakan untuk Pacaran di Masa SMP. Sekian Dari Rifki In Blogger. Salam Sejahtera!!



